Surabaya 17 Juli 2026 – Satuan Pendidikan Akademi Angkatan Laut (Satdik AAL) mengimplementasikan kurikulum terintegrasi dalam penyelenggaraan pendidikan Sarjana Penggerak Pembangunan Indonesia (SPPI) Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP). Kurikulum ini memadukan pendidikan Bela Negara sebagai kompetensi utama Satdik AAL dengan pembelajaran manajerial yang disampaikan oleh praktisi serta narasumber dari Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) dan AGRINAS, guna membentuk sumber daya manusia yang berkarakter sekaligus memiliki kompetensi profesional.
Program yang diselenggarakan oleh BPSDM Han Kementerian Pertahanan RI tersebut dirancang untuk menghasilkan lulusan yang memiliki integritas, disiplin, loyalitas, dan semangat pengabdian kepada bangsa, serta dibekali kemampuan kepemimpinan, tata kelola organisasi, dan manajemen operasional sesuai dengan tuntutan penugasan di Kampung Nelayan Merah Putih.
Materi manajerial disusun secara spesifik berdasarkan jabatan yang akan diemban peserta, meliputi Manajer Operasional, Kepala Produksi, Penjamin Mutu, dan Administrasi Keuangan. Pendekatan ini memastikan setiap peserta memahami fungsi strategis, tanggung jawab, serta standar profesional pada bidang tugasnya, sehingga mampu menjalankan amanah secara efektif, akuntabel, dan berorientasi pada hasil.
Komandan Satdik AAL, Kolonel Marinir Kakung Priyambodo, yang juga merupakan lulusan AAL XLII (Moro Saka) menegaskan bahwa integrasi pendidikan Bela Negara dengan kompetensi manajerial menjadi fondasi utama dalam mencetak lulusan SPPI yang unggul. Menurutnya, Bela Negara membangun karakter, integritas, disiplin, dan jiwa pengabdian, sedangkan kompetensi manajerial membekali kemampuan memimpin, mengelola organisasi, serta mengambil keputusan secara profesional. Sinergi keduanya akan menghasilkan sumber daya manusia yang siap memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan masyarakat pesisir.
Lebih lanjut, Kolonel Marinir Kakung Priyambodo menyampaikan bahwa kolaborasi antara BPSDM Han Kemhan RI, Satdik AAL, KKP, dan AGRINAS mencerminkan sinergi lintas sektor dalam membangun SDM nasional yang unggul dan adaptif. Melalui kurikulum terintegrasi ini, lulusan SPPI Kampung Nelayan Merah Putih diharapkan mampu menjadi motor penggerak pembangunan kawasan pesisir, memperkuat tata kelola kelembagaan yang profesional, meningkatkan kesejahteraan masyarakat nelayan, serta mendukung keberhasilan program strategis nasional menuju Indonesia yang maju dan berdaya saing.